DEPOLARISASI
PADA DAERAH SEKITAR LESI
Depolarisasi
anoksik terjadi karena kehilangan energi dan kekurangan oksigen pada sel neuron
maupun sel non-neuronal. Selain itu, depolarisasi juga diperberat oleh
pelepasan glutamat dan asam amino eksitatori lainnya. Sel pada inti lesi yang mengalami
depolarisasi akan mengalami kematian. Pada daerah sekitar infark, sel masih
mungkin mengalami repolarisasi dengan membutuhkan energi yang cukup banyak.
Bersamaan dengan proses depolarisasi, neurotransmiter dan potassium akan
dikeluarkan menuju ekstrasel dan mengawali gelombang repetisi yang dikenal
dengan istilah depolarisasi peri-infark. Proses ini diawali pada bagian inti
lesi menuju ke tepi, seperti sebuah gelombang (Fisher M, 2009).
No comments:
Post a Comment